0

STRATEGI MEMULAI BISNIS DARI RUMAH


Bagaimana memulai bisnis baru dari rumah ? Pertanyaan itu seringkali merupakan gambaran bagi pemula yang ingin memulai sebuah bisnis baru. Motivasi untuk berbisnis kuat tetapi untuk menentukan bisnis yang cocok kadangkala cukup sulit. Namun, jangan berkecil hati, untuk menentukan atau memulai sebuah bisnis, sebenarnya tidak terlalu sulit. Ide bisnis atau mengawali bisnis banyak dijumpai dimana-mana. Ide bisa datang dari lingkungan di mana kita bekerja, dari hobi, pengalaman sehari-hari atau melalui pengamatan mengenai sebuah fenomena bisnis di sekitar kita.


Hobi, pengamatan, mengcreate ide-ide baru bahkan meniru (follower) bisnis yang sudah ada adalah salah satu cara untuk memulai sebuah bisnis baru. Tetapi meniru atau memulai bisnis baru tidak semudah yang diduga. Ada sebuah persepsi yang beredar bahwa mengawali sebuah bisnis atau melakukan bisnis pertama kali 75% nya adalah gagal sementara 25% nya berhasil. Oleh karena itu, jarang sekali di kalangan pebisnis memulai bisnis ini dengan modal pinjaman. Ini juga berlaku pada bisnis skala rumahan yang umumnya tidak memerlukan modal besar.


Sebaiknya, untuk memulai bisnis pertama kali jangan memakai modal pinjaman. Risikonya, jika bangkrut kita pusing harus mengembalikan pinjaman tersebut. Namun, jangan berkecil hati karena kegagalan bisa dieliminir atau direduksi bila kita melakukan strategi yang tepat. Banyak juga di antara pelaku bisnis pemula yang sukses menjalankan usahanya hingga besar seperti sekarang.


Rencana matang adalah salah satu syarat mutlak saat kita melakukan bisnis. Sekecil apapun bisnis yang akan kita lakukan memerlukan sebuah rencana. Siapa target pasarnya? Di mana produk atau jasa itu dipasarkan? Seorang pengusaha hebat seperti Bob Sadino mengatakan bahwa untuk memulai usaha tidak seharusnya membuat terlalu banyak rencana karena apabila terlalu banyak rencana maka bisnis kita tidak akan berjalan tetapi hanya berisi rencana-rencana saja. Jadi, lebih baik memilih rencana yang tepat dan apabila terjadi suatu masalah barulah kita membuat rencana kembali untuk memperbaiki bisnis kita. Selain itu, kita tidak bisa melakukan bisnis hanya dengan motivasi yang kuat saja karena banyak sekali kegagalan yang dialami oleh para pebisnis pemula yang memulai dengan modal semangat.


Strategi lainnya adalah berhemat. Kurangilah biaya-biaya yang tidak perlu. Fokuskan biaya yang dikeluarkan hanya untuk kepentingan bisnis. Jangan dipakai untuk yang lainnya. Carilah pelanggan yang berdaya beli, bila perlu bujuklah teman dekat kita untuk terlibat dalam bisnis atau sebagai pelanggan. Setelah itu, mintalah rekomendasi dari mereka untuk menambah pelanggan kita. Untuk memperluas pasar, carilah koneksi dan bentuklah jejaring (networking). Koneksi atau jaringan pertemanan tidak selamanya buruk tetapi lewat cara ini bisnis kita akan mudah dikenal.


Selain itu, beriklanlah atau berpromosi, bila perlu kita mengikuti ekspo atau pameran untuk mendukung pemasaran bisnis kita. Jika tidak memiliki biaya, pakailah sistem barter. Cara ini diyakini merupakan sarana yang ampuh untuk menjadikan bisinis kita dikenal. Perlu diingat, sebelum melakukan semuanya, hal yang harus diperhatikan adalah membuat sistem, baik itu untuk keuangan usaha dan operasionalisasi bisnis kita. Bisnis kita tidak akan berhasil dengan bagus bila kita tidak memiliki sebuah sistem. Sekecil apapun atau sesederhana sistem itu sangat penting dan harus kita punya untuk menjalankan bisnis. Jika beberapa hal itu sudah dilakukan, persepsi tentang 75% bisnis pertama kali akan bangkrut menjadi hilang.





*** SELAMAT MEMULAI BISNIS ***

0 komentar:

Posting Komentar